PEMBAHASAN KE EMPAT : KEYAKINAN KEPADA PARA UTUSAN ALLAH 'ALAHIMUS SALAAM (4)

Soal
Bagaimana bentuk penjelasan yg menunjukkan bahwa mu'jizat sebagai pembenar para Nabi serta kecocokannya dengan hadist qudsi di atas ?
Jawab
Penjelasan yg menunjukkan bahwa mu'jizat sebagai pembenar para Nabi bisa dimengerti dengan contoh – dan bagi Allah sebaik baik contoh - berikut :
Seandainya ada seseorang yg berdiri dalam di balai pertemuan yg besar, di depan seorang raja besar yang bijak : “ Wahai sekalian manusia, saya adalah utusan dan kepercayan Raja yg mulai ini bagi kalian. Dia mengutusku untuk menyampaikan sesuatu kepada kalian. Raja ini mengetahui apa yg kukatakan, dia mendengar apa yg kuucapkan dan dia juga melihatku. Tanda bahwa saya tidak berbohong adalah saya akan meminta raja untuk berbuat sesuatu yg tidak biasa dilakukan (biasanya memerintah maka kali ini akan diperintah), maka dia (raja) akan menuruti apa yg saya minta.
Kemudian orang tersebut berkata kepada raja “wahai raja, jika Engkau membenarkan apa yg saya sampaikan, mohon anda berbuat sesuatu diluar kebiasaan anda (dari memerintah menjadi diperintah). Tolong anda berdiri 3 kali berturut turut “!.
Kemudian raja yg bijak tersebut melakukan apa yg diperintahakan orang tersebut. Maka jamaah yg hadir akan tahu seketika bahwa orang tersebut benar dengan apa yg telah disampaiakannya. Maka perubahan kebiasaan Raja tersebut cocok dengan ucapannya bahwa dia benar2 telah memerintahkan orang tersebut dan tidak ada lagi manusia yg ragu bahwa dia benar2 utusan raja. Para Nabi 'Alahim Salam telah menyampaikan risalah Allah yg diturunkan kepada mereka kepada manusia, dan Dia (Allah) Maha
Mengetahui, Maha Mendengar dan Maha Melihat atas dakwah para Nabi tersebut. Apabila mereka memohon kepada Allah untuk menampakkan mu'jizat luar biasa dan diluar kebiasaan manusia yg tidak bisa ditiru oleh manusia biasa, maka Allah akan mengabulkannya dan memberi para Nabi tersebut kemampuan untuk menampakkan mu'jizat tersebut. Maka hal itu menjadi pembenar dari Allah atas apa yg diperbuat bagi para Nabi (dakwah mereka). Mu'jizat itu sama seperti pembenaran dengan ucapan bahkan lebih dari itu mu'jizat menjadi sesuatu yg wajib sebagai bukti akan kebenaran para Nabi dalam menyampaikan risalah. Karena pembenaran dari Allah yg Maha bijak dan Maha Mengetahui serta Maha Kuasa atas para pendusta, adalah suatu hal yg jelas bisa terjadi. Apalagi, mu'jizat adalah sebagai salah satu bukti kebenaran para Nabi disamping bukti lain akan kenabian mereka, yakni sifat dan perbuatan para Nabi tersebut yg benar benar
baik serta sangat sempurna.

0 komentar:

Posting Komentar