PEMBAHASAN PERTAMA : IMAN KEPADA ALLAH SUBHAANAHU WATA'ALA (2)
Soal
Bagaimana cara meyakini Kekekalan (Baqa') Allah ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya Allah itu Dzat yg kekal abadi dan
kekekalanNya tersebut tanpa batas akhir. Dan hendaklah meyakini
bahwasanya Dia tidak pernah berubah sama sekali serta Dia tidak
pernah bersifat tiada pada pada waktu tertentu (kekekalanNya tidak
terikat ruang dan waktu).
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Allah itu bersifat Mukholafatu Lil
Hawaadits (Berbeda dengan segala hal yg baru / makhluk )?
Jawab
Hendaklah kita meyakini bahwasanya Allah tidak menyerupai sesuatu
pun, baik DzatNya, sifatNya maupun perbuatanNya.
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Dzat Allah itu berbeda dengan
segala hal yg baru / makhluk ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya Dzat Allah itu tidaklah sama dengan
makhluk ciptaanNya, berupa wajah misalnya. Segala hal yang kita lihat
atau bayangkan dalam hati maka Allah tidaklah seperti bayangan
tersebut. Laitsa Kamitslihi Syaiun (Tiada satupun yg serupa
denganNya)
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Sifat Allah itu berbeda dengan sifat
segala hal yg baru / makhluk ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya 'ilmu (pengetahuan) kita tidak sama
dengan pengetahuan Allah, Qudrah (Kekuasaan) kita tidak sama
dengan kekuasaan Allah, Iradah (kehendak) kita tidak sama dengan
kehendak Allah, Hayah (sifat hidup) kita tidak sama dengan sifat
hidupnya Allah, sifat mendengar (Sama') kita tidak sama dengan sifat
mendengar Allah, Bashar (sifat melihat) kita tidak sama dengan
pendengaran Allah dan Kalam (sifat berbicara) kita tidak sama dengan
sifat kalam Allah.
Bagaimana cara meyakini Kekekalan (Baqa') Allah ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya Allah itu Dzat yg kekal abadi dan
kekekalanNya tersebut tanpa batas akhir. Dan hendaklah meyakini
bahwasanya Dia tidak pernah berubah sama sekali serta Dia tidak
pernah bersifat tiada pada pada waktu tertentu (kekekalanNya tidak
terikat ruang dan waktu).
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Allah itu bersifat Mukholafatu Lil
Hawaadits (Berbeda dengan segala hal yg baru / makhluk )?
Jawab
Hendaklah kita meyakini bahwasanya Allah tidak menyerupai sesuatu
pun, baik DzatNya, sifatNya maupun perbuatanNya.
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Dzat Allah itu berbeda dengan
segala hal yg baru / makhluk ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya Dzat Allah itu tidaklah sama dengan
makhluk ciptaanNya, berupa wajah misalnya. Segala hal yang kita lihat
atau bayangkan dalam hati maka Allah tidaklah seperti bayangan
tersebut. Laitsa Kamitslihi Syaiun (Tiada satupun yg serupa
denganNya)
Soal
Bagaimana cara meyakini bahwa Sifat Allah itu berbeda dengan sifat
segala hal yg baru / makhluk ?
Jawab
Hendaklah meyakini bahwasanya 'ilmu (pengetahuan) kita tidak sama
dengan pengetahuan Allah, Qudrah (Kekuasaan) kita tidak sama
dengan kekuasaan Allah, Iradah (kehendak) kita tidak sama dengan
kehendak Allah, Hayah (sifat hidup) kita tidak sama dengan sifat
hidupnya Allah, sifat mendengar (Sama') kita tidak sama dengan sifat
mendengar Allah, Bashar (sifat melihat) kita tidak sama dengan
pendengaran Allah dan Kalam (sifat berbicara) kita tidak sama dengan
sifat kalam Allah.
0 komentar:
Posting Komentar